1172019183620
Foto: Dhaus

Upaya Menyatukan Persepsi, InPIRASI NTB Canangkan Gerakan Save Teluk Bima

Kabupaten Bima, LENSABIMA.COM.- Institut Perempuan Untuk Perubahan Sosial (InPIRASI) NTB bangun gerakan Save Teluk Bima.
Pencanangan itu akan berlangsung selama 2 hari, yakni Sabtu sampai Minggu (07-08/12/19).

Koordinator Institut Perempuan Untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI) NTB, Nurjanah menyampaikan, Kondisi Teluk Bima saat ini sangat memprihatinkan, selain sudah banyak reklamasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat, jumlah sampah di teluk bima juga banyak. Belum lagi air deterjen dan limbah rumah tangga yang membuat kondisi teluk semakin buruk.
“Ekosistem di Teluk Bima saat ini cukup buruk. Maka perlu perhatian semua pihak,” ujarnya melalui Konferensi Pers, Sabtu (07/12/19).

Menurutnya, pencanangan gerakan Save Teluk Bima merupakan upaya menyatukan persepsi dan bergerak bersama instansi dan masyarakat daerab Kabupaten Bima untuk memperbaiki dan menyelematkan kondisi Teluk Bima.
“Kita tau bersama, kebutuhan ikan di Bima bersumber dari Teluk Bima. Jika teluk hancur dan tercemar maka kita bisa bayangkan bagaimana dampaknya,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan itu akan dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal 7 Desember 2019 dilakukan Galadiner di Asi Mbojo yang menghadirkan Pemerintah Provinsi NTB, Kabupaten Bima dan Kota Bima.
“Kita kolaborasikan gerakan ini. Semua diharapkan untuk terlibat,” jelasnya.

Sementara pada tanggal 8 Desember 2019, juga akan dilakukan sejumlah kegiatan di sekitar Wadu Pa,a. Yakni penanaman pohon di pesisir pantai dan penghijauan di daerah perbukitan.
“Ini baru pencanangan. Nanti gerakan ini akan dilakukan di banyak wilayah di Kabupaten dan Kota Bima,” lanjutnya.

Katan dia, melalui gerakan itu, diharapkan bisa melahirkan sebuah resolusi untuk kondisi teluk, dengan lahirkan kesepakatan bahwa pemerintah juga siap canangkan program yang mendorong upaya penyelamatan teluk.
“Harus ada kepedulian pemerintah, melalui program mereka. Saat ini kita mulai saja,” katanya.

Ia berharap, semoga melalui kegiatan itu, akan ada banyak pihak yang sadar dan terlibat untuk bergerak bersama. Baik lembaga, organisasi, komunitas, pemerintah maupun masyarakat.
“Kesadaran masyarakat juga sangat penting, karena mereka juga punya peran yang strategis untuk urusan ini,” harapnya. (Lb – Dhian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *