42201920357
Kondisi Didepan Kantor KPU Kabupaten Dompu. Foto: Arief.

Unjukrasa Kembali Terjadi di KPU Dompu, Massa Minta PSU

Kabupaten Dompu, LENSABIMA.COM.-Lagi-lagi. Kembali massa dari Aliansi Masyarakat Perduli Pemilu Jujur dan Adil Kabupaten Dompu NTB, melalukan unjukrasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu, Kamis (02/05/19).

Berdasarkan hasil temuan yang telah dilaporkan ke Bawaslu pada tanggal 24 April 2019 lalu, tentang kurang jelasnya administrasi pemilihan pada Pemilu di Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa TPS 5 dan TPS 7. Laporan tersebut terindikasi adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh anggota KPPS sebagai penyelenggara Pemilu, dengan fakta dari isi kotak suara dalam Plano tingkat Desa.

Pamtauan Langsung Media ini, Massa melakukan aksi dengan menerobos barisan Kepolisian Lalulintas di bundaran Taman Kota Dompu yang mengatur alur lalulintas untuk membatasi kendaraan masuk area Kantor KPU yang sedang melaksanakan Rapat Pleno.

Kehadiran massa ini meminta untuk menindas tegas temuan yang sudah dilaporkan dan meminta Bawaslu untuk mengeluarkan rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) terhadap TPS yang tersebut yang diduga telah terjadi kecurangan.

Menanggapi apa yang menjadi tututan massa, Kordiv, Hukum Penindakan Pelanggaran dan sengketa Swastari Haz SH, yang ditemui oleh media ini mengatakan, Ini hanya terjadi miss pemahaman saja, terkait dengan istilah istilah yang dipake sesungguhnya massa aksi ingin bertanya sudah sejauh mana laporan yang telah diajukan.

“Kasus itu sedang dalam proses, yang artinya kalua sudah diproses tentu ada tindak lanjut” tandasnya.

“Bentuk dari tindak lanjut kami itu, yang pertama melakukan registrasi, kemudian dilakukan analisis dan membuat kajian awal, ketika kami menemukan ada unsur pelanggaran pidananya, maka disitu menjadi kewenangan sentra kebijakan hukum Terpadu (Kakumdu), jadi mereka (Kakumdu red.) yang punya bagian untuk menagani dengan cara bersama sama dalam menagani pelanggaran yang ada” ungkapnya.

Terkait dengan laporan masyarakat Maggelewa atas dugaan pelanggaran Pemilu kemari sudah dilakukan, pihaknya sudah lakukan pemanggilan terhadap pihak terlapor atas nama Jamrin untuk dimintai keterangan lebih jelas, namun catatan dalam laporan yang sudah diregistrasi belum secara terperinci disampaikan.

“Makanya kami memanggil pihak terlapor untuk lebih memperjelas duduk persoalan” ungkapnya. (Lb. Arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *