8520190043
Kondisi Kantor Desa Disegel. Foto: Bang Can.

Tuntut Aktifkan Kembali Kadus, Kantor Desa Matua Disegel Warga

Kabupaten Dompu. LENSABIMA.COM.- Tuntut agar mengaktifkan kembali 2 Kepala Dusun yang diberhentikan oleh mantan Kepala Desa Matua Kecamatan Woja kabupaten Dompu NTB, seorang warga nekat menyegel Kantor Desa, Rabu (4/9/2019) sekitar pukul 08.30 Wita.

Penyegelan kantor Desa oleh Jumrin (Warga Desa Matua) tersebut dilakukan lantaran kecewa terhadap Kepala Desa Matua yang memberhentikan secara sepihak 2 perangkat desa yang belum berusia 60 tahun.
“Kedua kepala dusun dikukuhkan sesuai dengan peraturan pemerintahan, sementara peraturan ini yang direkomendasikan oleh kecamatan ada 3 orang namun Gunawan (Kepala Desa Matua red) tidak mengaplikasikan dan hanya 1 orang saja yang naik yaitu selaparan Barat,” tegasnya.

Pihaknya menuntut agar pihak Desa Matua tidak menggunakan SK yang ilegal, karena sebelumnya Gunawan tetap menggunakan SK yang telah ditolak oleh pihak kecamatan.
“Kami berharap Plt. Kepala Desa (Kades) M. Amin, S.Sos dapat menyelesaiakan persoalan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kades Matua, menjelaskan, dalam aturan pemerintah kepala desa dalam mengangkat dan memberhentikan kepala dusun terdapat aturan dan mekanisme.
“Sesuai dengan tuntutan memang kepala desa tidak bisa memberhentikan dan menaikan secara paksa,” kata Plt Kades Matua.

Pihaknya mengatakan bahwa kecamatan telah menyampaikan melalui via whatsapp bahwa saat ini keputusan pengukuhan dan pemberhentian menunggu keputusan Bupati.
“Terkait kasus-kasus yang sebelumnya saya memiliki batasan untuk mengurusnya dan tidak berkaitan dengan masalah keputusan pejabat sebelumnya,” tutupnya.

Sementara Ketua BPD Desa Matua Edy Supriadin mengakui bahwa Bupati Dompu menegaskan melalui “UU Mendagri nomor 3 sudah jelas memerintahkan, dan instruksi Bupati untuk mengukuhkan kembali 3 orang yang diberhentikan tersebut.
“Melalui surat Bupati yang menegaskan agar, 3 orang Kadus yang dimaksud harus diangkat kembali,” ucap Ketua Badan Pumusawaratan Desa (BPD) .

Tiga orang Kepala Dusun yang diberhentikan masing – masing, Sahrudin Kadus Rasanggaro Barat, Nurdin Ahmad Kadus Selaparang Barat, Junaidin H. Kasim Kadus Buncu Utara. Sementara Ketua BPD Desa Matua Edy Supriyadin, mengakui jika yang dilakukan mantan Kades tersebut suatu hal yang memang melanggar.
“Fungsi saya selaku Ketua BPD, hanya menerima aspirasi masyarakat dan mengoreksi kinerja Kepala Desa,” jelasnya.

Dia mengakui, jelas aturan yang dibuat Kepala Desa itu salah, dan melanggar ketentuan, ia selaku ketua BPD sudah melayangkan surat teguran Kepada Kades, sampai tiga kali.
“Saya bersurat bahkan beliau tidak menghiraukan, dan bahkan dalam hal ini saya sudah berkoordinasi dengan Camat, DPM-PD, dan bahkan Inspektorat agar ketiga kadus di aktifkan kembali,” tutupnya.

Dari Pantauan Media Lensa Bima dilokasi kejadian Pihak kepala desa akan bersurat kepada Bupati, BPNPD, dan Bawaslu terkait permasalahan ini. Pada pukul 09.30 wita polisi melepas kayu yang di pasang di pintu kantor desa dan dilanjut audensi antara massa dengan kepala desa. [Lb – Bang Can].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *