IMG_20201205_140547-750x450
Suasana Sekar Desa di Aula Kanto Desa Sanolo

SOLUD NTB Kembali Menggelar Kelas Penutup SEKAR Desa Di Desa Sanolo

Kabupaten Bima. LENSABIMA.COM- Dalam rangka Peningkatan dan Pengembangan Masyarakat Atas Pelaksanaan UU Desa dan Dampak Covid-19, Solud NTB sebagai Simpul Jaringan Seknas FITRA Indonesia bekerjasama dengan KOMPAK Indonesia yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bima, Kementerian Desa PDTT, Pemerintah Australia lanjut menggelar kelas penutup Sekolah Anggaran (Sekar) Desa bersama BPD dan Pemerintah Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabuapten Bima, Sabtu (05/12/20).

Kegiatan pendampingan di aula kantor desa setempat itu merupakan Program Pelembagaan Akuntabilitas Sosial untuk Mewujudkan Pemerintahan Desa yang Transparan dan Partisipatif dan diikuti oleh Sekretaris Desa, BPD, Kapala Dusun, Perwakilan Perempuan dan Disabilitas serta Tim Solud NTB, KOMPAK dan DPMD Kabupaten Bima.

Anggota BPD Keterwakilan Perempuan desa setempat, Arina, mengatakan dirinya sangat bangga bisa mengikuti kegiatan Sekar Desa itu. Melalui kegiatan itu ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman baru tentang desain dan sistim pengambilan keputusan-keputusan tentang aturan di desa.
“Saya bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan. Secara pribadi saya mendapatkan banyak ilmu tentang aturan dan UU Desa” ungkapnya.

Selain itu, dirinya berharap agar kerjasama Tim Solud NTB dengan pemerintah desa Sanolo tetap berlanjut sehingga kegiatan seperti itu bisa diselenggarakan lagi agar BPD dan pemerintah desa memehami tugas dan fungsinya masing-masing.
“Saya sangat berterimakasih kepada Tim Solud NTB karena sudah menyelenggarakan kegiatan pendampingan seperti ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sanolo, Arabiah, S.Pdi menyampaikan pihak pemerintah desa setempat sangat mengapresiasi program pendampingan oleh Tim Solud NTB. Selain menyadarkan pemerintah desa dalam menerapkan aturan dan UU Desa, kegiatan Sekar Desa itu juga bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat desa Sanolo tentang pentingnya musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan-keputusan pemerintah desa yang akan diterapkan melalui program kerja pemerintah desa.
“Semoga kerjasama pemdes dengan Solud NTB dapat dilanjutkan hingga 2021 dan mengadakan lagi kegiatan yang sama,” tutup Sekdes.
(LB. La Sila)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *