8272019191810
Abdurahman Saat Menerima Piagam Yang Diserahkan Oleh Salah Satu Dosen STKIP. Foto: Ipul.

Salah Seorang Jurnalis Raih Yudisium Terbaik di STKIP Bima

Kabupaten Bima, LENSABIMA.COM.- Seorang junalis muda yang bekerja di media Online LENSABIMA.COM dan Media Cetak KIBLAT meraih yudisium terbaik di jurusan Ilmu Pendidikan Program Studi Bimbingan Dan Konseling (BK) Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima. Yudisium tersebut berlangsung di Laboraturium BK, Kamis (26/09/19) sekitar pukul 08:00 Sampai 12:30 Wita.

Dalam prosesi sakral tersebut, untuk tahun 2019 mahasiswa program studi Bimbingan Dan Konseling STKIP Bima terdapat beberapa mahasiswa yang menjadi yudisium terbaik salah satunya yakni seorang jurnalist muda yang benama Abdurrahman atau bisa di sapa Man dengan mendapatkan yudisium terbaik ke X.

Dikutip dari Facebook miliknya Mantos Lkg Pamo dirinya mempersembahkan prestasinya tersebut kepada kedua orang tuanya karena telah memberikan banyak pengorbanan selama hidupnya,”Kado terindah untukmu Ayah dan Ibu. Prestasi ini sebenarnya bukanlah apa-apa untukmu, dibandingkan jasamu kepada anakmu ini yang begitu besar, tapi setidaknya anakmu ini hanya ingin memuliakan hatimu dengan prestasi ini. Terimakasih ayah terimakasih ibu,” katanya yang dikutup yang ditulis pada akunnya.

Abdurahman menceritakam, dalam proses yudisium tersebut menuai rasa sedih dan haru, tidak jarang sejumlah mahasiswa yang menghadiri acara yudisium menangis histeris lantaran mengingat jasa orang tua yang telah berdedikasi untuk membesarkannya.

“Di detik terakhir acara yudisium banyak mahasiswa yang menangis, karena mengingat jasa-jasa orang tua, termasuk saya, karena mengingat bapak saya yang petani tulen, mencari nafkah dibawah terik matahari demi menyekolahkan saya,” katanya saat diwawancarai oleh media ini.

Selain kepada orang tua, dirinya menghaturkan terimakasih kepada para dosen Di STKIP Bima khususnya di Prodi Bimbingan Dan Konseling karena selama 4 tahun dirinya telah dibesarkan dengan dinamikan keilmuan yang ilmiah.

“Selain kepada kedua orang tua, kepada Kampus Kuning STKIP Bima, Dan Terimakasih kepada seluruh dosen-dosenku di Program Studi Bimbingan Dan Konseling, tidak ada kado terindah yang bisa kami berikan dan tidak ada emas permata yang bisa kami tinggalkan, selain khaturan terimakasih yang berlimpah,” tuturnya. (Lb – Ipul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *