20210115_081243-750x450
Lima Orang Terduga Pelaku Yang Diamankan Foto - Ist.

Rumah Seorang Warga Digasak Maling, Polsek Pekat Tangkap Lima Terduga Pelaku

KABUPATEN BIMA – Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Dompu, tepatnya di Kecamatan Pekat, korban merupakan Gede Brata (36) tahun warga Dusun Samada, Desa Doro peti. Terduga pelaku yakni FA bersama empat rekannya yang saat ini diamankan di Mapolsek Pekat.

Peristiwa itu terjadi, Rabu, (06/01/21) sekira pukul 09.30 wita, saat itu, korban tidak berada di rumah karena sedang membesuk keluarganya yang melahirkan di Rapajabu Dusun Garuda, Desa Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, NTB.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, nasip na’as yang menimpa korban, ia kembalinya ke rumahnya sekira pukul 13.00 wita, ia temukan pintu rumahnya dalam keadaan rusak dan terbuka dan korban periksa isi rumahnya raip digasak maling.

“Korban kehilangan berupa satu unit Televisi 21 inch, sepasang salon (speaker) serta satu unit receiver digital,” ungkapnya.

Kata Hujaifah, atas peristiwa yang dialaminya, korban bergegas melaporkan ke Polsek Pekat Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu NTB, Atas laporan korban itu, Kapolsek Pekat Ipda Muh. Sofyan SH memerintahkan anggotanya untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan serta melakukan penangkapan terduga pelaku.

“Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan dan penyidikan itu, pihak Polsek Pekat mengantungi satu nama yakni FA (22) tahun, warga Dusun Safahu, Desa Doro peti.”ujarnya.

Berdasarkan petunjuk itu, Lanjut Hujaifah, selasa (12/01/21) sekira pukul 00.15 wita dini hari, FA ditangkap di rumahnya diamankan di Mapolsek Pekat dan dilakukan pemeriksaan.

” FA mengkaui bahwa yang melakukan pencurian itu ia lakukan dengan cara membongkar (membobol) pintu rumah korban bersama FR (16) tahun dan ia juga menceritakan keterlibatan rekannya yang lain dalam pencurian ini.” Bebernya.

Sambung Hujaifah, setelah mengakui dan diminta petunjuk tempat penyumpanan Barang Bukti (BB), JF (23) tahun berikan petunjuk dan membantu mengangkut barang curian itu dengan menggunakan sepeda motor. Selain itu, Ia mengakui dua orang rekannya, AP (18) tahun dan IF (20) tahun bertugas sebagai penjual barang hasil curian dan keempat rekannya berdomisili di Desa yang sama dengan FA.

“Atas keterangan FA, pada hari yang sama sekira pukul 13.30 wita, Pihak Polsek Pekat menangkap AP dan mengamankan satu unit televisi. Tak berhenti disitu, Kamis (14/01/21) dimulai sekira pukul 18.00 wita secara bertahap anggota Polsek Pekat menangkap FR, JF dan IF di rumahnya masing-masing serta mengamankan barang bukti lainya.” Ujar Hujaifah.

Selanjutnya, Kata Hujaifah, para terduga pelaku itu digelandang ke mapolsek Pekat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”Untuk mempertanggung perbuatannya kelima pemuda ini dijerat dengan pasal 363 ayat 1 dengan ancaman 7 tahun penjara.” Tutup Hujaifah. (Sonk).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *