20210105_000626-750x450
Ruang KBM Yang Dibangun Dengan Swadaya. Foto - Fhen

Ruang Kelas Kurang, SMPN 07 Pekat Butuh Perhatian Pemerintah Daerah

Kabupaten Dompu, LENSABIMA.COM – Suasana belajar mengajar (KBM) di SMPN 07 Pekat di Kecamaran Pekat, Kabupaten Dompu NTB terganggu, lantaran minimnya ruang kelas, siswa sekolah setempat yang seharusnya fokus menerima matapelajaran yang diajarkan oleh guru-gurunya namun terganggu dengan komdisi ruang kelas.

Dengan keterbatasan ruang kelas setempat, Kepala Sekolah SMPN 07 Pekat, ia mengaku dirinya berjuang untuk mendirikan bangunan ruang kelas secara permanen dengan mengunakan papan kayu seadanya,” Kami dapat anggaran dari suwadaya Komite dan guru-guru di sekolah setempat agar terpenuhinya kebutuhan sekolah atau siswa bisa fokus menerima matapelajaran yang diajarkan oleh guru gurunya.”ujar Arif Munandar di ruang kerjanya Minggu (04/01/21).

Katanya, sekolah setempat berdiri sejak tahun 2008 memiliki sertifikat hak milik tanah dan mulai dirintis dengan gedung darurat dari papan dan, pata tahun 2015 sekolah setempat mendapat program Unit Sekolah Baru dengan jumlah ruang kelas 6 lokal, 1 Ruang Guru, 1 Kantor 2 WC siswa putra, 2 WC putri, 4 WC guru dan 1 Bangunan mushola.

Tambah dirinya mengatakan, Seiring perkembangan berjalanya waktu, pada tahun pelajaran 2020/2021 jumlah siswa yg masuk di SMPN 07 Pekat mengalami peningkatan.

“Ditahun sebelumnya siswa hanya sejumlah 56 siswa baru, namun pada tahun terakhir jumlah siswa meningkat dan bertambah menjadi 140 siswa, dengan 140 siswa ruang kelas 7 (Tuju) tersedia hanya 2 (Dua) kelas saja, sementara seharusnya disediakan 4 (Empat) kelas, jadi jumlah kelas yang tersedia sekarang, kelas 8 (Delapan) jumlah siswanya 54 (2 kelas) tersedia, kelas 9 (Sembilan) 75 siswa (3 kelas) tersedia, sementara untuk Selas 7 (Tuju) dengan jumlah siswa sebanyak 140 siswa kekurangan 2 (Dua) kelas,”terangnya.

Lanjut dia, Dengan keterbatasan itu, pihaknya berjuang untuk mendirikan bangunan ruang kelas secara permanen dengan mengunakan papan kayu seadanya.

“Dengan adanya kekurangan ruang kelas itu, kami bersama guru-guru dan dibantu oleh masyrakat setempat, telah menyepakati untuk membangun ruang kelas darurat dengan mengunakan papan kayu seadanya yang didapatkan dari anggaran swadaya Komite Sekolah ini, dan Alhamdulilah sekarang sedang dalam proses pekerjaan pembangunanya,”bebernya.

Ia berharap, Kekurangan ruang kelas tersebut, pihaknya berharap adanya perhatian pihak pemerintah setempat agar adanya tindakan serta respon yang mempuni dari pihak pemerintah mengantisipasi kekurangan ruang kelas serta fasilitas pendukung KBM yang hingga kini belum sama sekali tersedia, bukan hanya ruang kelas, namun ruang perpustakaan dan Laboratorium disekolah juga belum ada.

“Besar harapan kami selaku pendidik, Semoga SMPN 07 pekat mendapat atensi kusus dari pemangku kebijakan daerah dan pemerintah Dinas Dikpora Kabupaten dompu setempat,”Harap Arif Munandar, (Fhen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *