372020161527-640x450
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Dompu, AKP Reza Fahmi, SH, S.IK, MH. Bersama Awak Media. Foto - Ist.

Polres Dompu Akan Periksa Kasus Dugaan Pemukulan Sejumlah Warga Oleh Oknum Kades Calabai

Kabupaten Bima. LENSABIMA.COM.- Dugaan pemukulan Sejumlah Warga Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu NTB yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa setempat Syaifuddin Fahmi S.Pd akan diperiksa di Polres Dompu. Hal itu disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Dompu, AKP Reza Fahmi, SH, S.IK, MH. Selasa (08/04/20) di ruang kerjanya.

Katanya, periksa oknum Kepala Desa (Kades) itu atas dugaan pemukulan terhadap beberapa orang warganya yang terjadi pada Kamis (02/04/20) lalu.”Kemarin kami sudah kirim surat panggilan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor (Kades, red) selasa (07/04/20),” jelas Kasat Reskrim.

Untuk sementara, kata Reza, motif kejadian dugaan pemukulan dilakukan oknum Kades terhadap beberapa orang warganya itu masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.”Hasil penyelidikan sementara ada dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di bengkel dan di Kantor Camat Pekat, sedangkan motif dan yang lainnya masih dalam proses penyelidikan,” terangnya.

Dijelaskanya, berkas laporan dugaan pemukulan dilakukan itu diterima oleh penyidik Reskrim Polres Dompu pada Sabtu (04/04/20) pagi yang diserahkan oleh Polsek Pekat.”Kejadian ini dilaporkan di Polsek Pekat pada Kamis (02/04/20) dan penyidik Polsek Pekat sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi pada Sabtu (04/04/20) dan langsung dilimpahkan ke Polres Dompu,” beber Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menegaskan, kasus dugaan pemukulan yang cukup viral dan sangat menyita perhatian di kalangan publik menjadi atensi khusus pihak kepolisian. “Memang saya mengambil alih penanganannya, mengingat kasusnya sangat krusia,” tegas Reza Fahmi.

Sementara itu, tiga orang korban lainnya yang melaporkan juga dugaan pemukulan itu masih di Polsek setempat.”Laporan Syafiudin Tayeb, Amirudin dan M. Yunus itu masih di Polsek Pekat. Sementara yang kami terima ini laporan dari dua orang warga yakni A. Muin dan Irawan Ismail, sedangkan korban lainnya sedang kami koordinasikan dengan Polsek Pekat,” pangkas Reza Fahmi. (Fen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *