34202021351
Rapat Pembentukan Tim Gugus Kerja di Aula Rapat Kantor Desa Matua. Foto- Fen

Pemdes Matua Bentuk Tim Gugus Tugas Covid-19

Kabupaten Dompu. LENSABIMA.COM.- Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Pemerintah Desa matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB gelar rapat pembentukan Tim Gugus tugas tugas, penanganan covid-19 (korona) tingkat Desa. Jum’at (03/04/20). di Aula Rapat Kantor Desa setempat.

Rapat itu, dipimpin langsung Kepala Desa Syam Firdaus dan dihadiri oleh Seluruh Jajaran Pemerintah desa setempat, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, agama, adat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas hingga para pendamping yang akan menganani Covid 19.

Rapat yang dimilai sekitar Pukul 03. 30 Wita itu, Kepala Desa Matua menjelaskan rapat tersebut menindalajuti Surat Edaran (SE) Kemendes Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid – 19. Selian itu, Kades menjelaskan secara rinci tugas – tugas para relawan gugus tugas penanganan covid-19. “Jadi, yang pertama relawan itu membuat pusat informasi pencegahan virus, Relawan juga harus mengetahui gejala awal virus, cara penularan dan pencegahan, serta menyosialisasikan kepada warga masyarakat,” Ujar Firdaus.

Kata Kades, Relawan juga mendata penduduk rentan sakit seperti lanjut usia, balita yang memiliki gejala ODP dan PDP desa. Bukan hanya itu, tim yang dibentuk juga melakukan penyemprotan disinfektan dan menyediakan tempat cuci tangan maupun Hand Sanitizer di tempat umum seperti di balai desa.

“Tim gugus tugas akan mendata dan menempalkan stiker isolasi mandiri di tiap ruma warga, yang baru pulang dari luar daerah seperti, para TKW /TKI dan Anak – Anak Mahasiswa, tim Relawan juga diperintahkan membuat pos desa 24 jam untuk memantau dan mendata warga yang keluar dan masuk desa. Baik warga desa, tamu yang masuk ke desa hingga warga desa yang datang dari rantau. Pendataan meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan mencatat tujuan warga,” Tandasnya.

Sambungnya, pemerintah desa tidak memberi izin terhadap masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan berkumpul dalam jumlah banyak.” Kalau ada yang nekat, bersama relawan, Babinsa, Babinkamtibnas akan dibubarpaksa,”jelas Kades.

Lanjut Kades, Relawan berkewajiban membantu tenaga kesehatan untuk menangani warga dinyatakan positif covid – 19. Yakni dengan menyiapkan tempat isolasi mandiri serta membantu menyiapkan logistik warga yang masuk ruang isolasi menggunakan dana desa. “Bila merasa tingkat penyakit pasien terpapar covid – 19 tinggi, harus dilaporkan dan dikoordinasikan dengan tim BNPB dan tim kesehatan di daerah,”Terang Kepala Desa Matua.

Gugus tugas penanganan covid-19 tingkat desa yang merasa kesulitan dan memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center layanan 082 823-4079-0454. (Lb Fen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *