4102019105245
Jumrah (Korban) Melaporan dan Melakukan Pengaduan kepada Petugas Piket Polres Bima. Foto: Ist.

Modus Pinjam, Oknum TA PSD Diduga Menipu Dan DiLaporan Ke Polres Bima

Kabupaten Bima, LENSABIMA.COM.- Jumrah warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima NTB melaporkan salah satu Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) yakni MIK di Polres Bima atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan uang sebesar Rp 60 juta.

Sesuai dengan Laporan Pengaduan tertanggal 08 Mei 2019 yang teregister di Polres Bima, Jumrah mengatakan bahwa kasus dugaan penggelapan tersebut berawal saat terlapor (MIK. Red) merupakan warga Desa Tambe Kecamatan Bolo tersebut mendatangi kediaman Korban (Pelapor) di Rt 11 Rw 04 Desa Bolo Kecamatan Madapangga.

IMG-20190510-WA0025

Awal terjadinya suatu peristiwa tersebut MIK meminjam uang senilai Rp 500 ribu, kemudian terlapor, selanjutya MIK kembali menelpon dan mendatangi kembali korban dirumanya untuk meminjam uang senilai Rp 90 juta.

“Kejadian ini pada tanggal 02 Januari 2015 lalu dan dia pinjam dengan alasan untuk modal proyek, totalnya Rp 90 juta. Uang sebesar itu saya berikan kepada IMK secara bertahap,” ungkapnya.

Jumrah mengakui bahwa uang miliknya sempat dikembalikan sebesar Rp 30 juta dari total yang dipinjam sebesar Rp90 juta.

“Dari sisa uang Rp 60 juta itu dia (MIK red) akan dikembalikan dalam jangka waktu 24 bulan atau dua tahun, dengan secara bertahap atau dicicil perbulan sebesar Rp2.500.000.”kata Jumrah yang dihubungi oleh media ini. Jum’at (10/05/19) sekitar pukul 10.10 Wita.

Perjanjian tersebut tertuang didalam sebuah surat perjanjian yang ditandatangani MIK sendiri, Namun itikat baik dari salah satu oknum Tenaga Ahli PSD itu hingga kini tidak pernah mencicil uang pinjamannnya sebagaimana yang tertuang di dalam surat perjanjiannya.

“Akibat dari dugaan penipuan ini yang dilakukannya itu, saya mengalami kerugian Rp 60 juta,” ujarnya.

Laporan pengaduan tentang dugaan penipuan dan penggelapan, pada waktu itu jumrah memiliki tiga saksi yang melihat dan sekaligus mengetahui peristiwa waktu itu dan juga telah dituangkan didalam laporan pengaduannya di Polres Bima.

“Waktu itu saya memilki tiga orang saksi dan sudah dimasukan juga nama namanya dalam laporan pengaduan itu pada Rabu (08/05/19).” jelasnya.

Sampai Berita ini diterbitkan MIK selaku terlapor belum berhasil dikonfirmasi dan masih dalam upaya melakukan konfirmasi. [Lb. Dh]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *