37202010506
Rangga Babuju Serahkan Masker Pada Tim Gugus Tugas. Foto - Istimewa

Lengkapi Kekurangan Tim Garda Terdepan Covid-19, BCC Bantu Salurkan Ribuan Masker

Kabupaten Bima. LENSABIMA.COM.- Meminimalisir dan memotong mata rantai penyebaran wabah pandemik Corona Virus Desasses (Covid) 19, bukan sekedar menjadi tanggungjawab pemerintah semata. Wabah Covid-19 dalam 3 bulan terakhir mulai januari – Maret 2020 setidaknya 207 Negara Terpapar. Tidak terkecuali Indonesia. Dan hal ini butuh kerjasama dan kebersamaan seluruh element masyarakat.

Menjadi Pandemic Global karena kecepatan penularan dan penyebarannya menjadikan virus ini begitu berbahaya. Atau setidaknya hingga 6 April 2020 ini, ada 1,2 Juta penduduk Dunia terjangkiti, 62 ribu orang lainnya meninggal Dunia akibat wabah ini. Tentu segala sesuatunya tidak bertumpu pada pemerintah semata.

Untuk itu Babuju Care Centre (BCC) Bima dibawah tanggungjawab Julhaidin atau yang biasa disapa Rangga Babuju melakukan berbagai upaya untuk ikut berpartisipasi meringankan beban pemerintah daerah dalam rangka ikut membantu petugas atau Tim Penanganan Covid-19 agar tidak ikut terpapar oleh virus ini.

Ditemui oleh media ini semalam Senin (06/04/20) di Pos Pemeriksaan Kesehatan perlintasan orang, Kabupatan Bima, dijalan negara, wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima NTB, Rangga Babuju menjelaskan bahwa gerakan yang dilakukan adalah upaya kecil melalui para Donatur BCC untuk memenuhi kebutuhan APD (Alat Pengaman Diri) seperti Masker, Hand Gloves (Sarung tangan pengaman), Baju APD dan Handy Sterilizer dengan prioritas Tenaga Kesehatan dan Tim Terdepan penanganan Covid-19.

“Iya, saya sengaja kesini tanya petugasnya kaitan dengan ketersediaan APD. Ternyata mereka hanya punya 1 pasang Hand Gloves dan 1 masker medis per orang yang shift. Untuk itu kami serahkan 20 Hand Gloves dan 20 Masker untuk membantu, minimal mereka bisa memeriksa orang yang melintas, dengan tenang” Ungkapnya di Lokasi.

Saat ini Tim Frontline (Garis Depan) Penanganan Covid-19 yang rata-rata adalah tenaga medis dan dari BPBD ini, bekerja dengan penuh kehati-hatian. Sebab, merasa cukup dilematis, antara tanggungjawab pekerjaan dan resiko tertular, cukup tinggi akibat ketersediaan APD yang terbatas. Meski demikan, pemerintah tengah memenuhi semua itu sesuai kemampuan anggaran daerah.

Kata Rangga, BCC sendiri telah menyiapkan 5.000 masker medis 2ply (Masker 2 lapis), 5.000 masker kain 3ply, 50 Box Hand Gloves (isi masing-masing 100 buah per box), 120 Botol Handy Sterilizer isi 60ml, 35 Baju Coverall APD dan 50 Baju Hazmat. “Untuk saat ini kami telah mengadakan ribuan masker kain 3 lapis dan masker Surgical (masker medis), Hand Gloves, Coverall APD, Hazmat dan Handy Sterilizer. Insyaallah akan kami upayakan lagi jumlahnya sehingga cukup hingga masa darurat siaga bencana non alam ini berakhir” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa “Yang BCC serahkan ini berasal dari para Donatur yang tidak bisa kami sebutkan disini. Dan akan kami bagikan sesuai dengan kebutuhan apabila dan atau jika, pemerintah daerah sedang kekurangan stock” Ungkapnya menjelaskan.

Rangga Babuju yang juga anggota Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TPPID) Kota Bima ini mengatakan bahwa distribusi APD ini akan terus dilakukan hingga 2 bulan kedepan apabila pemerintah daerah sedang kekurangan stock. “Kami hanya akan bagikan kepada para Tenaga Kesehatan atau Tim terdepan saat stock kebutuhan APD sangat terbatas dari pemerintah daerah. Baik diwilayah kabupaten Bima maupun Kota Bima. Karena semua daerah di Indonesia ini membutuhkan hal yang sama dalam jumlah yang banyak untuk mengantisipasi keadaan” Tuturnya.

Selepas dari Pos Pemeriksaan Kesehatan Perlintasan Orang – Kabupaten Bima, Tim BCC bergerak membagikan kebutuhan APD di Pos Pemeriksaan Kota Bima di Perbatasan Ni’u. “Setelah ini kami ke Pos Kota Bima di Perbatasan Ni’u. Besok kita akan serahkan juga ke PKM Jatibaru Timur dan PKM Mpunda Kota Bima, PKM Wera, Madapangga, Woha dan PKM Sape – Kab Bima sebagai wilayah yang jumlah ODP nya cukup tinggi” Tutupnya. (Dh).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *