7102019202340
Calon Kepala Desa Simpasai Zainul Arifin Bin H.Usman (Almarhum). Foto: Ist.

Jurnalis Muda Ini Siap Tantang Petahana di Pilkades Serentak 2019

Kabupaten Bima. LENSABIMA.COM.- Menyukseskan hajatan pemerintah dengan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa serentak se-Kabupaten Bima dan bahkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dihelat pada senin 16 Desember 2019 mendatang, sejumlah tokoh yang berminat maju sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) sudah mulai pasang aksi atau kuda-kuda.

Salah satunya Zainul Arifin Bin H.Usman (Almarhum), pemuda asli Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima akan menantang Kades petahana, Zahrin H.Ab dan Mantan Kades Tahun 2005 – 2009 lalu, Drs. Irfan Hasan serta Pensiunan TNI M. Yamin ditambah dengan Kaur Pembangunan Pemerintah Desa Simpasai Syarifuddin M. Saleh pada Pilkades mendatang, dikabarkan mulai melakukan langkah-langkah untuk meraih kesuksesan dalam kontestasi cakades.

Hal itu, bukan kabar burung semata. Sebab ketika dikonfirmasi langsung kepada Zainul Arifin S.Sos dirinya membenarkan kabar yang beredar. Pihaknya siap maju di Pilkades serentak tahun 2019 dan menantang Kades petahana serta rekan -rekan yang lainnya.

“Sebagai putra daerah asli Desa Simpasai – Monta -Bima, saya merasa terpanggil untuk berjuang bersama masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi warga desa, apabila terpilih sebagai Kades. Tidak hanya itu, saya juga ingin memberikan warna baru yang lebih baik di Pemerintahan Desa Simpasai untuk masa yang akan datang,” Kata zainul, pada media ini. Sabtu (11/08/19).

Disamping itu, pertarungan ini semata-semata hanya ingin menyampaikan pesan dan educati terhadap masyarakat luas, bahwa dengan menerapkan sistim money politik itu tidak baik untuk keberlangsungan pemerintahan masa kini , jika masyarakat diajarkan cara itu dengan terus menerus, maka sudah tentu akan menghasilkan pemimpin yang tidak transparansi,

Sementara alasan lain dan sangat mendasar bagi pria yang akrab disapa ‘Znr Arif’ akan maju di kontestasi politik desa tahun 2019, adalah karena desakan para tokoh, lantaran selama ini sudah berbuat, seperti mengayomi para pemuda di desanya.

“Awalnya saya tidak begitu tertarik untuk calonkan diri, tetapi karena desakan itu, saya tidak bisa menolak,” pungkas Znr Arif, yang saat ini aktif sebagai salah satu jurnalis di Bima.

Dirinya juga tidak lupa mengharapkan dukungan dan Do’a kepada seluruh lapisan masyarakat simpasai Monta mudah mudahan Ikhtiarnya akan diizabkan oleh Allah SWT, “Semoga hajatan bersama ini akan dirahmati oleh yang kuasa, Aamiin”. (Lb – Dhaus). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *