20210109_102228
Terduga Pelaku, Foto - Ist

Iming Iming Berikan Pekerjaan, US Setubuhi Korban Hingga Hamil 2 Bulan

KABUPATEN DOMPU – Modus atau mengiming imingkan menawarkan pekerjaan, pria paruh baya asal Kabupaten Bima tega berbuat asusila terhadap anak dibawah umur. Bahkan korban disetubuhi berulang kali hingga hamil 2 bulan.

Kapolres Dompu melalui Kasubag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, mengatakan, terduga pelaku yakni US (50) tahun, warga Desa Wila Maci, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB sedangkan Korban A (17) tahun juga berasal di wilayah Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.” Terduga pelaku ini melancarkan aksinya dengan modus menawarkan pekerjaan dan bahkan terduga Pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak melayani nafsu bejatnya itu.” Ungkapnya.

Kata Hujaifah, menurut keterangan korban, perbuatan bejat US bermula pada November 2020 lalu. Korban awalnya diajak oleh korban untuk bekerja di Kota Mataram. Selama di mataram, terduga pelaku mengaku kepada keluarganya, bahwa korban itu adalah istrinya. Dan selama menginap di Mataram, korban dan pelaku tidur sekamar.

“Pelaku ini melancarkan aksinya dengan cara membujuk dan mengiming-imingi korban dengan uang, selama di Mataram pelaku telah menyetebuhi korban sebanyak 5 kali.” Jelasnya.

Tidak sampai disitu, Teduga pelaku masih menjalankan misinya itu, setelah 10 hari di Mataram, pelaku kembali membujuk dan mengajak korban untuk bekerja di Desa Daha, Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu. Disitu, pelaku kembali mengajak korban untuk tinggal berdua. Dan pelaku pun kembali melakukan perbuatannya layaknya suami istri.

“Lebih dari 2 bulan mereka tinggal berdua di salah satu rumah di Desa Daha. Kepada warga pelaku mengaku lagi bahwa korban adalah istrinya.” Bebernya.

Lanjut Hujaifah, Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan bejat pelaku terkhir kali dilakukan pada 6 Januari 2021. Itupun dengan cara memaksa dan mengancam membunuh korban. Perbuatan jahat pelaku terkuak setelah salah seorang warga di Desa Daha ada yang mengenali korban dan menanyakan perihal status keduanya. Karena takut dengan acaman pelaku, korban pun mengakui bahwa keduanya telah menikah.

Sambung Hujaifah, warga yang mengenali korban inipun tidak percayai dengan pengakuan korban itu, iapun memberitahukan kepada keluarga korban. Saat itu juga keluarga korban datang dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Hu’u. Setelah menerima laporan tersebut, polisi bersama pemerintah Desa langsung mengamankan pelaku dan korban saat ini dalam kondisi hamil 2 bulan.

“Saat ini, korban dalam penanganan khusus unit PPA. Dan tersangka sudah ditahan di Mapolres Dompu.” Tuturnya. (FHEN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *