1192020163830
Situasi Jumpa Pers. Foto - Fen.

Gelar Jumpa Pers, Polres Dompu Beberkan Kasus Yang Ditanggani

Kabupaten Dompu.- LENSABIMA.COM – Polres Dompu Gelar jumpa Pers beberapa kasus yang ditanganinya, seperti Kasus dugaan Tindak Pidana Pemerkosaan dan pencabulan pada anak. Pembakaran rumah dan kasus narkoba lainya. Kegitan itu dilakukan tepat di Aula depan ruanggan Kanik PPA Polres Dompu, Rabu (19/02/20). Sekitar Pukul. 10. 00 Wita.

Kapolres Dompu. AKBP. Saryf Hidayat.SH.S.I.K. membeberkan beberapa kasus yang di tangganinya, seperti kasus Pencabulan. Pemerkosaan, Narkoba dan Pembakaran Rumah hingga mengakibatkan salah sorang yang meninggal dunia, yang terjadi di wilayah di kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat NTB,

Dari beberapa kasus yang di tanggani, ada yang sedang dalam penyidikan dan penyelidikan, serta ada juga kasus yang sudah dilimpahkan berkasnya pada kejaksaan Negri Dompu,”Sementara kasus yang masih dalam pemeriksaan yaitu, kasus pemerkosaan yang terjadi di Desa matua, yang di lakukan oleh Y (36 tahun) warga Dusun Bolobaka Desa Bakajaya, terhadap Korban M (15 tahun) Warga buncu selatan Desa Matua kecemata woja kabupaten Dompu,” ungkapnya.

Kronologis kejadiannya, pelaku memaksa korban M umur 15 tahun untuk melayani nafsu bejatnya dengan dalih akan melaporkan kelakuan korban yang telah berduaan dengan kekasihnya (pacarnya) di dalam rumah keluarga korban. Pada waktu itu, pelaku spontan menarik korban ke kasur dan memaksa korban membuka baju untuk melakukan perbuatan pencabulannya. Usai melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri selama 2 (dua) hari.

“Kejadian ini pada Sabtu tanggal 8 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 Wita di Dusun Jembatan Me’e Desa Soriutu.Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu pelaku berhasil ditangkap,” bebernya.

Sementara kasus pencabulan lainya yang diduga dilakukan oleh TMN (43 tahun) Terhadap Bunga (19 tahun) nama disamarkan. Terduga pelaku merupakan ayah kandung korban itu sendiri yang terjadi di Dusun Doroncanga Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu pada tanggal 19 Desember 2019 lalu.”Kasus ini sudah dilakukan pemeriksaan dan tidak memenuhi unsur pidana pencabulan, karena belum cukup beberapa alat bukti yang mengarah kepidana pencabulan,

” Tidak cukup unsur- unsur pada UU yang dirumuskan dalam Pasal 285 KUHP tindak pidana pemerkosaan seperti yang di laporkan, untuk itu laporan pengaduan korban yang di terima belum dapat kami tinggkatkan ke tahap lenyidikan,” Ujarnya Kasat Reskrim Polres Dompu dalam jumpa Pers bersama beberapa media.

Hal tersebut di buktikan dengan tidak adanya saksi yang melihak kejadian itu terjadi serta di hadirkan untuk dimintai keteranggan oleh pihaknya hingga tidak bisa mengarah pada tindak pidana Pemerkosaan itu sendiri.Tutupnya Reza Fahmi. (Lb Fen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *