20210113_210826-750x450
Massa Aksi Depan Kantor Kejari Dompu. Foto - Bang Chan.

Diduga Tilep Dana Masjid, Kades Dorokobo di Demo Warga

KABUPATEN DOMPU – Mendesak aparat penegak hukum untuk segera menetapkan tersangka dan ditahan oknum Kades Dorokobo, puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Kabupaten Dompu menggelar aksi demo depan kantor Kejaksaan Negeri Dompu, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, Kordinator Lapangan (Korlap) Iskandar, saat menyampaikan orasinya bahwa oknum Kades Dorokobo, yang telah melakukan tindakan perbuatan kejam yang masuk kategori Korupsi Kolusi dan Nepotisme dalam pelaksanaan anggaran pemerintah Desa diantaranya pembangunan Masjid AL Muhajirin Desa Dorokobo dengan total Rp. 100.000.000.

“Bukan saja itu Anggaran sebesar Rp.50.000.000 dan Anggaran swadaya masyarakat Desa Dororokobo untuk tempat ibadah sebesar Rp. 14.000.000, dari total Rp.47.000.000 yang telah dilaporkan ke Kejari Dompu,” kata Iskandar.

Sementara massa aksi lebih kurang 25 ini terus melakukan orasi bergantian yang intinya, agar anggota DPRD Dompu ikut mengawal jalannya proses pemeriksaan hukum oknum Kades Dorokobo.

“Kami harapkan Inspektur Inspektorat untuk segera menyelesaikan audit khusus atas dugaan penyalahgunaan anggaran oleh oknum kades,” teriak Korlap II Andiansyah.

Hal senada yang disampaikan oleh Radit, di kantor Inspektur Inspektorat, tindakan Kades Dorokobo telah merampas hak rakyat untuk kepentingan pribadinya dengan menyalahgunakan anggaran Masjid.

“Jika masala itu tidak ditindaklanjuti maka kami menduga ada bau Konspirasi jahat yang dinaungi oleh pejabat di Kabupaten Dompu dengan oknum Kades tersebut,” tudingnya.

Adapun tanggapan dari Irbang V Investigasi Inspektorat, Edy Kurniadi, SP, menyampaikan anggaran Rp. 47 juta yang disangkakan ia meminta kepada masyarakat untuk membantu memberikan keterangan dan pihaknya akan segera melakukan pendalaman.

“Kami telah menerima laporan pengembalian anggaran dan Inspektorat akan melakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.

Namun sebelum itu Kasi Intel Kejari Dompu Indra Zulkarnaen, SH, mengatakan pihaknya telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi. Saat ini Kejaksaan Negeri Dompu sedang Pulbaket dan terus berkordinasi dengan Inspektorat Dompu.

“Tidak ada maksud Kejaksaan untuk tebang pilih dalam menangani kasus yang dilaporkan oleh masyarakat,” cetusnya singkat. (Bang Chan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *