20200918_202813
Sekolah Setempat. Foto - Fhen

Diduga Manipulasi Data Siswa, Sekolah SMP Terbuka 03 Woja Tidak Diakui Dikpora Dompu

Kabupaten Dompu, LENSABIMA.COM – Diduga kuat manipulasi data nama siswa yang mendapatkan bantuan dana Bos maupun dana bantuan siswa miskin di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 03 Woja yang di silang ke SMP terbuka lolos dari pengontrolan pihak Dinas Dikpora kabupaten Dompu sehingga sekolah tersebut hampir tidak diketahui keberadaanya.

Data nama-nama siswa SMP terbuka dan SMPN 03 Woja menurut beberapa pihak guru dan bendahara yang ada setempat sudah disatukan menjadi satu di SMPN 03, padahal hal itu tidak di atur dalam aturan, namun yang sanggat miris lagi keberadaanya sekolah itu sekarang tidak di ketahui oleh pihak dinas terkait, karena sekolah itu sudah di anggap tidak ada, sementara di tinggkat guru yang ada masih mengakui keberadaanya serta dapat di buktikan dengan data siswa dan sejumlah guru pengajar yang ada.

Kepala Sekolah SMPN 03 woja melalui Azis Spd selaku pengurus SMP terbuka yang di temui oleh media ini tepat di kediamanya juma`at (18/09/20) mengakui keberadaan SMP terbuka tersebut bahkan pihaknya di tunjuk sebagai pengurus SMPN terbuka oleh pihak kepala Sekolah SMPN 03 baru dua bulan lamanya,” Ujarnya Azis.

Lanjut dirinya mengatakan bahwa SMP terbuka itu memiliki siswa sebanyak 20 Orang namun sekarang siswa tersebut sudah di gabung menjadi satu dengan SMPN 03 itu sendiri, sempat saat rapat dirinya meminta dan mengusulkan SMPN 03 dan SMP terbuka untuk di pisakan, namun oleh pihak kepala sekolah tidak menerimanya karena alasanya itu sudah ditentukan oleh pusat.

“jadi kalo kaitan dengan bantuan siswa yang ada saya juga tidak mengetahuinya karena saya baru di tunjuk dan di percayai untuk mengutus sekolah ini, lebih lanjutnya tanyakan kepada pihak penguasa dan pengelola anggaran itu sendiri,” tuturnya.

Tambah dia mengatakan bahwa kepala sekolah mulai dari 2017 hinga sekarang tidak pernah masuk karena dirinya dalam keadaan sakit parah.

Sementara di tempat yang berbeda Bendahara Dana Bos SMPN 03 sekaligus SMP Terbuka Misbah pada media ini pukul 10.34 wita, mengakui dan membenarkan keberadaan sekolah SMP terbuka tersebut, karena dirinya langsung yang memegang kendali dalam hal keuangan dua sekolah tersebut,”Ujarnya.

” Jumlah siswa SMP terbuka sebanyak 20 orang sementara jumlah siswa SMPN 03 sebanyak 234 namun data nama siswa dari dua sekolah tersebut di satukan menjadi satu, sehinga bantuan Dana bosnya juga jadi satu,”Terangnya Misbah.

Tambah dia membeberkan dari sekian anggaran dan gaji guru yang ada dirinya tetap membayarkan dan tidak pernah di abaikan sepeserpun oleh pihaknya.

Kepala Dinas Dikpora kabupaten Dompu, M. Amin S.Sos yang di temui oleh media ini tepat di ruangkerja Kabid Dikdas mengatakan keberadaan SMP terbuka serta beberapa program nyang yang bersumber dari pusat pihaknya tidak mengetahuinya, selain dirinya baru menjabat sebagai kepala dinas Dokpora, ia juga mengatakan bukan melepas diri, namun hal itu diluar dari kewenangan kita.

“Kami dalam hal ini, yang berkaitan dengan Sekolah SMP Terbuka dan juga bantuan dari pusat tersebut, bukan kita ingin lepas tanggan, tapi itu diluar dari kewenangan kita, begitulah singat ceritanya, tapi kami pasti akan layangkan surat pangilan terhadap pihak kepala sekolah terkait, untuk di mintai kejelasanya terkait hal tersebut,” ujarnya M. Amin S.Sos.

Sementara di tempat yang sama, kabud Dikdas Dikpora Zainal Afrody mengatakan, di tahun kemarin pihaknya sempat di mintai data siswa oleh pihak pusat untuk dikirimkan, namun oleh pihaknya mengirimkan data Siswa Satu Atap (SATAP) namun oleh pihak pusat mengatakan bukan SATAP tetapi data SMP Terbuka, sementara SMP terbuka tersebut sudah tidak ada.

” Saya baru sekarang mengetahuinya kalo SMP terbuka masih ada, sementara datanya sudah ngak ada, dulunya memang ada empat Sekolah SMP terbuka itu, satunya berada di SMP 1 Pekat, yang kedua berada di SMP 03 woja yang ketiga berada di SMP 4 Hu,u kemudian yang Empat berada di SMP 3 Dompu, namu beberapa SMP ini sudah tidak ada lagi,” terangnya Zainal Afrody. (Fhen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *