IMG-20190128-WA0006-750x450

Danrem 162 WB Bersama Dandim 1608 Bima dan Muspida Kota Bima Gelar Penanam Pohon

Kota Bima, LENSABIMA.COM.– Danrem 162 WB bersama Dandim 1608 Bima dan Muspida Kota Bima melakukan penanaman pohon di Keluraha Lelamase Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Sabtu (26/1/19).

Dandim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra menyampaikan, pelaksanaan penanaman secara simbolis tersebut sebagai tanda awal dimulainya kegiatan rehabilitasi di wilayah Kota Bima. “Kita akan menanam pohon di lahan seluar 4000 hektar lebih,” ujarnya.

Pohon akan ditanam di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Lambitu, Kecamatan Rasanae Timur, Kecamatan Raba dan Kecamatan Asakota. “Mari kita berkomitmen untuk melakukan penanaman pohon untuk perbaiki hutan kita.” Ujarnya.

Danrem 162 WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramadhani sangat apresiasi masyarakat yang hadir dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.

Belakangan ini kata Danrem, negara selalu dihadapkan dengan bencana alam. Oleh karena itu kita perlu melakukan pencegahan secara dini. “Kita harus menjaga alam yang kita tempati agar alam melindungi kita. Dulu tidak pernah terjadi bencana alam seperti ini karena leluhur kita dulu sangat menjaga alamnya.” Katanya.

Kata dia, kita terlalu merasa pintar dengan perkembangan tehnologi terhadap alam. Itu yang kemudian membuat alam marah dan kita selalu mendapatkan bencana seperti lonsor dan banjir. “Kita perlu sinergiskan antara alam dan tehnologi,” tuturnya.

Dirinya berharap, Walikota Bima agar mewajibkan masyarakat untuk menanam pohon dengan dibuatkan aturan yang bisa dalam bentuk Peraturan Kota (Perkot). “Misalnya calon siswa wajib menanam pohon sebelum masuk di sebuah sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bima H Muhamad Lutfi SE menyampaikan apa yang sedang digelar tersebut merupakan harapan dan cita-cita pemerintah kota. Hal tersebut dianggap penting sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana alam. “Program ini dianggarkan oleh pemerintahbpusat bekerjasama dengan BPBD Provinsi NTB dan TNI,” jelasnya.

Dirinya berharap agar pohon-pohon yang telah ditanam tersebut bisa dijaga dan dirawat agar timbuh dengan baik.
Ia menambahkan, masyarakat jangan bangga dengan hanya menanam jagung. Namun, harus juga menanam pohon besar sebagai penyanggah. “Kami juga akan membuat program tanam pohon untuk siswa SD. 1 pohon per siswa setiap tahun,” ungkapnya. (Lb: Bang Can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *