412201933343
Rangga Babuju Bersama Komunitas MTDS Kota Bima. Foto: Ist.

Buktikan Diri, MTDS Kota Bima Sulap Barang Bekas Jadi Pot Bunga Yang Indah dan Unik

Kota Bima, LENSABIMA.COM.- Rangga Babuju yang memiliki nama Asli Julhaidin yang juga Koordinator Komunitas BABUJU Bima ini menyempatkan diri untuk melihat langsung hasil karya yang sudah dikerjakan oleh MTDS beberapa hari yang lalu di Sekretariat MTDS di Lingkungan Suntu kelurahan Paruga Kota Bima. Saptu (11/05/19).

Rangga Babuju dihadapan puluhan anggota Komunitas ‘Mai Ta Doho Sama’ (MTDS) Kota Bima saat memulai untuk membuat Pot Bunga dari memanfaatkan barang-barang bekas, beberapa hari yang lalu menyapaikan bahwa berkarya tidak harus menunggu harus menjadi sarjana,”Hasilkan Karya tidak harus menunggu kita punya segala sesuatu. Kreasi Inovatif lahir dari hal-hal kecil oleh orang-orang biasa” ujar Rangga.

412201933259
Proses Cet Pot Bunga. Foto: Ist.

Kata Rangga, melihat geliat para remaja dan anak muda ini, banyak warga Paruga yang menaruh harapan bahwa kedepan akan banyak anak-anak Milenial kota Bima yang memiliki kreatifitas positif sehingga mereka bisa jauh lebih mandiri dalam menghadapi kehidupan yang serba kompetitif saat ini.

“Tanpa karya, anak-anak remaja dan pemuda saat ini bukanlah siapa-siapa. Sebab, hanya dengan berkarya dan membuktikannya, anak remaja dan pemuda menunjukan dirinya sebagai generasi yang dapat dibanggakan” Ungkap Rangga Babuju yang juga adalah Inisiator sekaligus pendamping MTDS Kota Bima.

Ditempat yang sama Ketua MTDS Kota Bima Rafsanjani dilokasi pembuatan Pot Bunga menyatakan bahwa semua yang dilakukan ini untuk mematahkan lontaran-lantaran bahasa banyak warga bahwa mmustahi, MTDS bisa berbuat lebih.

“Kami ingin buktikan bahwa bisa berkarya, ciptakan karya dan menunjukan bahwa selaku anak-anak Remaja dan pemuda MTDS Kota Bima bisa mewujudkannya secara nyata sebagai bentuk bahwa kami bisa” ujarnya.

412201933232
Rangga Babuju Bersama Salah Satu Anggota MTDS. Foto: Ist.

Dibeberkanya, Pot kreasi MTDS Kota Bima dibuat dengan memanfaatkan kain bekas atau handuk bekas lalu dicampur pada adukan semen cair. Sebagai wadah cetakan, menggunakan ember bekas atau kaleng bekas.

Sambungnya, kemudian dibentuk sesuai dengan kreasi dan seni. Dijemur 2 – 3 hari kemudian di cat sesuai dengan kreasi warna yang diinginkan. Hasil Kreasi ini akan dijual antara Rp 25.000 – Rp 100.000 per pot. Hasil penjualan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan dan Persiapan Hari Jadi MTDS Kota Bima pada bulan Juni mendatang.

“Semua hasil penjualan akan kami gunakan untuk Persiapan Hari Jadi MTDS dan untuk Berbagi Amal yang insyaallah akan kami mulai pada 10 Hari terakhir Ramadhan ini” tutup Rafsanjani. (Lb. Dh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *