125202181527
Di rumah Duka Bocah Korban Tersengat Listrik. Foto - Ist.

Bocah di Dompu Meregang Nyawa Tersengat Listrik

KABUPATEN DOMPU – Nasib malang dialami bocah 2,5 tahun, Abdul Alfir Jayansyah, sang bocah meregang nyawa akibat sengatan arus listrik yang bersumber dari rentangan kabel alat cukur rambut elektrik yang dipakai orang tuanya Amrin (27) tahun, di Dusun Kajenje, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Selasa (23/2/2021) sekira pukul 17.40 Wita.

Tragedi memilukan itu bermula kala orang tua (ayah red) korban sedang mencukur rambut anaknya (Kakak dari korban) di teras rumah dengan menggunakan alat cukur listrik.

Bocah malang itu sedang duduk di samping ayahnya, sambil memegang kabel sambungan alat cukur tersebut. Saat sang ayah Sedang seriusnya mencukur, ia tidak sadar bahwa anaknya sedang bermain dan memegang kabel tersebut.

“Kabel tersebut pada bagian tengah ada yang sudah robek plastik pelindungnya sehingga terlihat kawat arus listriknya, Seketika bocah malang itu tiba-tiba pingsan dalam keadaan memegang kabel itu.” Ungkap Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah.

Mengetahui hal itu, sontak orang tuanya berteriak, menangis histeris menyaksikan anaknya yang tidak berdaya. Selanjutnya, korban dilarikan ke puskesmas Kempo guna mendapat pertolongan. Namun sayang, nyawa bocah nahas itu tidak tertolong dan akhirnya dibawa kembali ke rumah duka.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Kempo Ipda Zuharis tiba di rumah duka dan menyampaikan bela sungkawa atas musibah tersebut, selain itu kapolsek juga mengimbau wargaanya, agar menjauhkan anak pada bahan, barang, alat yang berisiko yang dapat mendatangkan malapetaka.

“Di rumah duka, Kapolsek imbau agar para orang tua senantiasa memperhatikan, menjaga, merawat, membina dan mendidik anak. Tidak hanya terkait kejadian, lebih jauh mewaspadai anak-anak agar tidak terjerumus pada tindakan atau perbuatan yang melawan hukum.” Bebernya.

Pasca kejadian yang menimpa bocah tersebut, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kecamatan kempo, sementara dalam kondisi aman dan kondusif. (Bang Chan).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *